Daftar Blog Saya

Rabu, 23 Oktober 2019

AKSI RIAU MENABUNG

Assalamualaikum Wr wb
Selamat pagi tuan dan puan

24 Oktober 2019

Hari ini, SMAN 7 Pekanbaru berkesempatan mengutus siswa siswi berprestasinya untuk menghadiri acara   Aksi Riau Menabung di Gedung Dang Merdu yang dihadiri langsung oleh Gubernur Riau, Bapak  H. Drs. Syamsuar M,Si.







Tak hanya dihadiri oleh Gubernur Riau, perhelatan akbar ini juga didukung oleh OJK RIAU, Bank Indonesia(BI) Riau, Bank Rakyat Indonesia(BRI) dan perbankan lainnya.




Disini, SMAN 7 Pekanbaru dipilih secara khusus oleh Bank BRI sebagai sekolah utusannya. Pihak Bank BRI sangat memperhatikan siswa yang terpilih. Mulai dari menjemput disekolah hingga menghantarkan kembali ke sekolah dengan selamat.



Banyak Pelajaran dan Ilmu penting yang dapat kami peroleh dari acara ini. Para pembicara yang terhormat, sangat menginginkan dan mendukung agar anak bangsa Indonesia sudah giat menabung sejak dini. Dimulai dari taman kanak kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah akhir pun di tuntut untuk dapat berhemat demi masa depan yang gemilang.



Negara maju adalah negara yang memiliki jumlah penabung terbanyak. Sejak dini, anak anak mereka telah belajar menabung untuk jangka panjang. Kalau hanya sekadar menabung di lemari atau tempat tidur, itu jauh dari kata efektif.

Oleh sebab itu,pelajar terpilih yang berkesempatan hadir hari ini, diberikan tabungan pelajar yang telah didaftarkan oleh masing masing Bank utusannya.

"One student One account"


Satu siswa harus memiliki satu akun( tabungan di bank)


Begitu besar harapan dan usaha para pejabat dan para pelaku Perbankan Di Indonesia,terutama didaerah Pekanbaru. Mereka sangat mengharapkan,  generasi emas ini dapat menggunakan kemajuan teknologi digital dalam traksaksi ekonominya.

Semoga harapan dan usaha pihak yang telah bekerja keras, dapat terimplementasikan dengan baik dan mendapat sambutan baik pula dari seluruh masyarakat yang dimulai sejak Ia kecil.


Created by : DEA MURDIANINGSIH
KELAS XII MIA 2


Kamis, 12 September 2019

Indonesia Berkabung saat Riau Berkabut

12 September 2019

Hari ini sekolah tampak tenang lagi sunyi. Bukan karena tidak kuat menghirup udara kotor , bukan karena tak sabarnya hati meronta menunggu hujan yang kehilangan tanda-tandanya. Tapi karena hari ini, Indonesia berkabung. Indonesia berduka. Indonesia sekali lagi kehilangan putera terbaiknya. Sosok pahlawan yang luar biasa, telah melepaskan seluruh derita sakit yang dirasakannya dan pergi untuk selama-lamanya.

foto by: google

Prof. Dr. Ing Baharuddin Jusuf Habibie, Presiden ke-3 Republik Indonesia seorang Bapak Demokrasi sekaligus Bapak Teknologi menutup usianya pada usia 83 tahun, di RSPAD Gatot Subroto pada Rabu 11 september 2019 tepat pukul 18.05 WiB. Indonesia terkejut. Sempat dikabarkan kondisinya mulai stabil. Namun tak lama, kabar duka citalah yang diumumkan ke publik.
Jasa dan perjuangan yang disimbolkan eyang dengan ' seruan demokrasinya' tak bisa dihitung dengan jari. Cinta yang ditujukan eyang kepada Istri, keluarga, masyarakat serta NKRI adalah hal yang cukup melekat di benak rakyat Indonesia.
Tak peduli kabut asap yang menimpa Pekanbaru dan sekitarnya, kami warga SMA Negeri 7 Pekanbaru tetap menyelenggarakan penaikan bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan terakhir atas berpulangnya  cendekiawan terbaik bangsa.
Harapan yang sangat besar ada dipundak kita wahai generasi emas. Lanjutkan perjuangan Bapak Habibie. Isi diri mu dengan ilmu yang bermanfaat dan agama yang tak kau nomor duakan.
Biarlah kabut hari ini menjadi penyemangat do'a baginya. Layaknya perjuangannya, kitapun berjuang menjadi yang terbaik, meski di dalam kabut.

Selamat jalan bapak BJ Habibie. Semoga berada disisi terbaiknya dan bertemu dengan cinta illahi mu, Ibu Hasri Ainun Besari.


Created by : Edwina
Editor by : Dea Murdianingsih
Photo by : Dea Murdianingsih

Rabu, 04 September 2019

SOSIALISASI FORUM KOMUNIKASI PENANGGULANGAN TERORISME RIAU Di SMA 7 PEKANBARU

Apa itu FKPT??
"FKPT adalah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) dalam mencegah dan menanggulangi terorisme di daerah, Kepala BNPT, Komjen."




Kapan FKPT diresmikan??
"FKPT diresmikan oleh Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H., secara resmi mengukuhkan kepengurusan FKPT masa bakti tahun 2018-2020 sekaligus membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 32 FKPT di Hotel Mercure and Convention Center, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (20/2/2018) malam."

Apa tujuan nya FKPT dibentuk??
"FKPT dibentuk bertujuan melakukan upaya-upaya dalam pencegahan dan penangggulangan terorisme,” kata Suhardi Alius pada saat meresmikan Rakernas tahun 2018 tersebut."

Apa tugas- tugas FKPT??
"FKPT bertugas membantu pencegahan dan menanggulangi terorisme sebagai musuh dunia."

PENUTUP DARI SAYA (JAKA ATMAJA)
"Banyak sekali cara yg bisa dilakukan untuk memberantas terorisme.
Teroris harus diberantas di muka bumi ini karena kemerdekaan adalah hak setiap Negara."





Nah, itulah blog dari saya (jaka) semoga bermanfaat yaaaa.
"JAKA ATMAJA KLS X MIA 1 SMA 7 PEKANBARU".


Bagi yang ingin lebih mengenal saya silahkan ikuti media sosial saya.
Ig:@jakaatmaj23
Wa:081364521146
Fbi: jakaatmaj


Sekian terimakasih😊

Senin, 02 September 2019

KUS (Riau Expo 2019)



Kembali lagi SMA Negeri 7 menampilkan bakatnya. Hari Senin, 2 September SMAN 7 mengisi acara Riau Expo di Anjungan Seni Indrus Titin. Penampilannya juga banyak loh. Seperti Padus, Tari, Tim Akustik, dan Solo. Nah, SMA 7 juga baru launching t-shirt "Bedelau" loh, arti bedelau itu sendiri yaitu berkilau, cemerlang dan sudah mendapat izin dari LAM RIAU. Semua warga SMA 7 turut bangga atas keberhasilan itu.


Berlangsungnya acara tersebut, SMA 7 membuka stand kewirausahaan yaitu KUS (Kelompok Usaha Siswa) yang berisikan karya - karya bagus loh dari siswa - siswa hebat seperti baju bedelau, kerajinan tangan, kreasi jilbab, sabun, bolu kemojo, dan lainnya. Pembawa acaranya nih, ada Shakilla Pratiwi (XI MIA2) dan Gilang Asoka (XI IIS 3). Lalu penampilan solo dibawakan oleh M. Arief Fasha dan disusul Agustin Agung Ayu yang kabarnya nih akan mengikuti semifinal lomba vokal di RRI loh.


Tak kalah seru penampilan tari Zapin Sirih Junjung dibawakan oleh penari hebat SMA 7 Sanggar Lindung Bulan, dan beberapa lagu yang dibawakan oleh Tim Akustik sangat memeriahkan acara yang berlangsung. Ibu Kepala Sekolah, Dr. Hj. Nurhafni M. Pd juga menyampaikan beberapa kreatifitas siswa SMA 7 yang beberapa akan di publis, dijual, dan lain sebagainya.


Tidak berhenti sampai disitu SMAN 7 akan terus memberikan yang terbaik terlebih-lebih bagi siswa. Selalu ada jalan bagi orang yang mau berusaha. SMA 7 akan terus berkembang dan menghasilkan siswa-siswa yang berprestasi dan tentunya mengharumkan Sekolah SMAN 7.

By : Edwina D'Gea
Photo : Dela Nurfitri Yadi (X Mia 2)

Minggu, 25 Agustus 2019

Seminar Kebangsaan

Assalamualaikum Wr. Wb


Kamis, 22 Agustus 2019

Siswa beserta guru pembimbing SMAN 7 pekanbaru menghadiri Seminar Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru Riau.



Seminar kali ini mengangkat tema " Membangun Generasi Muda Berkarakter Madani Untuk Mencegah Narkoba dan Radikalisme". Ada banyak hal yang bisa kami peroleh dari para narasumber handal yang diutus khusus untuk memberikan ilmu nya kepada generasi emas yang hadir hari ini.



Dra Fitriana Lubis, S.sos adalah pihak BNN Provinsi Riau yang turut memberikan ilmunya yang tentunya mengenai Narkoba.
Ia menyebutkan bahwa Narkoba adalah bahan yang jika kita konsumsi dapat mengakibatkan perubahan fisik dan psikis serta dapat menimbulkan rasa candu ada pemakainya.

Tak hanya itu,  Dr rafi dondedentus dari pihak Polda Riau pun menambahkan mengenai radikalisme. Radikalisme adalah suatu paham yang dianut oleh suatu kelompok individu yang ingin melakukan perubahan secara cepat.



Siswa SMAN 7 Pekanbaru yang berkesempatan hadir hari ini merasakan manfaat akan bertambhnya ilmu dari seminar ini.
Semoga ini terus mendorong generasi emas untuk selalu menjauhi barang haram dan pemahaman sesat yang dapat menghancurkan masa depannya.



Created by : Dea Mrd
          Kelas XII mia 2

Kamis, 22 Agustus 2019

STUDI BANDING SMAN 7 PEKANBARU



     Rabu, 20 Agustus 2019  siswa SMA negeri 7 Pekanbaru mengunjungi salah satu tempat tenunan yang ada di Riau  yakni Tenun khas Melayu Riau " Tenun Wan Fitri" yang beralamat di Jln. Kayu manis (Soebrantas lama) No. 44 kelurahan  tampan, Pekanbaru Riau.  Tenun Wan Fitri ini telah berdiri sejak tahun 1983.




     Disana, kami berkesempatan  mewawancarai beberapa penenun yakni, Kak Winda dan Kak Rosna.
   
     Kak Winda adalah seorang penenun yang paling muda dengan usia 22 tahun. Ia sudah 3 bulan bekerja di Tnun Wan Fitri, Ia belajar menenun hanya 1 bulan di tenun Wan Fitri. Motif yang di buat kak Winda adalah motif tampuk manggis.

      Sedangkan kak Rosna, Ia merupakan pembuat motif Pucuk Rebung. Kak Rosna menuturkan proses pembuatan motif pucuk rebung ini paling lama seminggu dan paling cepat 4 hari. Dan Ia telah menjadi penenun selama 5 tahun.
        Ada beberapa bahan dan motif yang digunakan dalam proses pembuatan tenunan yaitu:
Bahan bahan:
1. Dari benang katun (warna putih)
2. Benang emas
3. Alat buat menenun.

Motif yang sering digunakan:
1.Wajib
2.siko Keluang
3.tampuk manggis
4.pucuk rebung


      Nama alat yang di gunakan untuk menenun adalah plantak yang terbuat dari kayu.
      Hasil dari tenunan ini bisa di jadikan kain songket, syhal, tanjak, kotak tisu, bantal, sendal yang bermotif batik, dan masih banyak lagi.



    Setelah puas mengelilingi Tenun Wan Fitri, kami bertolak ke Ratu Paksi. Di sana,  kami belajar dan melihat cara pembuatan pernak pernik yg dihasilkan oleh karyawan ratu Paksi. Hasil kerajinan nya berupa lampion yang terbuat dari benang, bunga dari goni, menghias toples, dan masih banyak lagi.
     

      SMAN 7 telah bekerjasama dengan pemilik Ratu Paksi  untuk mengajar kan siswa siswi SMAN 7 Pekanbaru untuk menghasilkan suatu kerajinan yang bisa bernilai harga jual.




      Tak hanya sampai disitu, kami melanjutkan perjalanan kami ke tempat pembuatan barang barang dari rotan.
Disana kami belajar cara membuat piring dari rotan, pembuatan keranjang buah, Hulahub, keranjang, dan masih banyak lagi.



         Kepala sekolah SMAN 7 Pekanbaru menginginkan seluruh siswa SMAN 7 Pekanbaru bisa menghasilkan sesuatu yang bernilai harga jual. Bukan tanpa sebab.  SMAN 7 telah memiliki sebuah program yaitu program kewirausahaan.


          Oleh sebab itu, siswa siswi SMA 7 harus  memiliki jiwa interpreneur yang tinggi dengan menghasilkan karya yang bisa di jual dan di promosikan di kalayak ramai.

Sabtu, 17 Agustus 2019

Upacara Bendera dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74

Menghargai Perjuangan Pahlawan dan Mencintai Indonesia 



  Sabtu, 17 Agustus 2019 pukul 07.00 upacara bendera yang dilaksanakan di SMA Negeri 7 Pekanbaru untuk mengenang dan merayakan 74 tahunnya Indonesia berjalan dengan penuh hikmat dan suka cita.  74 Tahun yang lalu Ir. Soekarno membacakan Proklamasi kemerdekaan Indonesia sebagai titik awal kemajuan bangsa ini.

  Indonesia yang penuh keberagaman ini , mulai dari budaya, bahasa, flora, fauna dan lain-lain, pada hari ini telah berumur 74 tahun kemerdekaanmya.

  Untuk menghargai segala perjuangan pahlawan-pahlawan bangsa ini, untuk menunjukkan keberagaman Indonesia yang menyatukan Indonesia, SMA Negeri 7 Pekanbaru mengadakan upacara bendera pada Sabtu, 17 Agustus 2019. Pada upacara kali ini, seluruh guru-guru, kepala sekolah memakai pakaian adat dari seluruh Indonesia yang menandakan keberagaman bangsa Indonesia ini. Upacara ini juga di hadiri oleh wali murid seperti pada upacara sebelumnya.



  Pada upacara kemerdekaan Indonesia ini, tentunya yang paling di tunggu-tunggu adalah proses pengibaran bendera Merah Putih yang dibawakan oleh Pasukan Khusus (PASSUS) SMA Negeri 7 Pekanbaru sebagai bentuk pengingat bersama bagaimana dahulu para pahlawan bangsa ini dengan susah payah dan jeripayahnya mereka menaikkan bendera Merah Putih di Negeri ini.

  Upacara ini dilengkapi dengan amanat pembina upacara, ibu Dra. Hj. Nurhafni M.pd selaku kepala SMA Negeri 7 Pekanbaru, yang menyampaikan pidato menteri pendidikan sebagai motivasi untuk siswa dan siswi penerua bangsa ini untuk lebih semangat lagi dan terus berjuang karena 10 tahun yang akan datang siswa dan siswi ini lah penerus bangsa ini selanjutnya.

  Upacara ini diakhiri dengan doa dari siswa. Setelah selesai upacara, para bapak dan ibu guru menampilkan baju adatnya sebagai bentuk pengenalan budaya Indonesia kepada siswa dan siswi SMA Negeri 7 Pekanbaru. Selanjutnya acara ini diakhiri dengan beberapa tarian daerah seperti Randai Kuansing dan tari tor tor.

Created by : Rina Ayu Putri
Taken by    : smansev tech and passus smansev

Merayakan Hari Ulang Tahun Riau yang ke - 67 bersama POLSEK Kec. Senapelan

Kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Riau di SMA Negeri 7 Pekanbaru berlangsung Khidmat. Pada saat kegiatan rutin Upacara Bendera...