Daftar Blog Saya

Rabu, 09 Januari 2019

Hari Sejuta Pohon Sedunia

   Hari ini, 10 Januari 2019 , SMA Negeri 7 Pekanbaru mengadakan Aksi Menanam Pohon dalam rangka memperingati Hari Sejuta Pohon Sedunia. Dalam rangka ini, SMA Negeri 7 Pekanbaru menanam pohon markisa (Passiflora edulis), pohon ini diharapkan dapat melindungi atau merindangi Green House yang ada di SMA 7 Pekanbaru dan tentunya juga sebagai pelestarian pohon.
  Pohon bukan hanya berguna untuk mencegah terjadinya banjir, adanya pohon dapat meningkatkan kualitas udara dan dapat meningkatkan jumlah oksigen di dunia ini.
  Indonesia sebagai paru-paru dunia harus mampu merawat dan menjaga kelestarian hutan-hutan dan pohon-pohon di Indonesia. Karena Indonesia adalah sumber oksigen terbesar didunia. Seluruh kehidupan didunia tergantung pada pohon, satu pohon sangat bermanfaat bagi seluruh kehidupan di dunia ini.


Write by: Rina Ayu Putri
Picture by: Allisya Fazila

Rabu, 05 Desember 2018

Gerakan Anti-Hoax Goes to SMAN 7 Pekanbaru



     Pada hari Selasa, 4 Desember 2018. Ratusan Siswa SMAN 7 Pekanbaru turut serta dalam meramaikan Gerakan Anti-Hoax Goes to School. Adapun narasumber yang hadir dalam acara Gerakan Anti-Hoax Goes to School itu adalah Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau H Zulmansyah Sekedang, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Riau Perasmadino dan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Pekanbaru Firman Agus.

     Tujuan di selenggarakannya Gerakan Anti-Hoax Goes to School ini adalah agar para pelajar lebih kritis, bijak dan cerdas dalam membaca dan menyebarkan berita di media sosial.

     "Tahap awal, direncanakan 10 sekolah yang menjadi tujuan Gerakan Anti Hoax Goes to School dan SMAN 7 Pekanbaru merupakan sekolah yang kedua diadakannya acara ini," kata Zulmansyah.
     Materi yang disampaikan oleh narasumber Gerakan Anti Hoax Goes to School di SMAN 7 Pekanbaru dari Dewan Pers, yakni Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang dengan materi “Hoax: Ketika Fiksi Dijadikan Fakta”, Ketua AJI Pekanbaru Firman Agus dengan materi “Saring Sebelum Sharing” dan Ketua IJTI Riau Perasmadino dengan  materi “Literasi Digital: Peran Penting Generasi Milenial Melawan Hoax”.

     “Sebagai calon pemimpin masa depan, anak-anak wajib menguasai informasi. Tapi jangan informasi hoax. Kalau informasi hoax yang didapat dan dikuasai, itu hanya akan menimbulkan kerusakan dan kehancuran.” Kata Kepala SMAN 7 Pekanbaru Hj Nurhafni MPd.

      Antusias siswa terlihat ketika sesi kuis Anti-Hoax dimulai. Dengan diadakannya sesi kuis ini, para siswa dapat lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Ditambah lagi hadiah dalam kuis ini berupa handphone dan tiket bioskop.


Created by: Willem Iskandar (XI IIS 4)
Photo by: Rio (X MIA 3)
Edit photo by: Aldi Kurnia (XI IIS 4)

Selasa, 04 Desember 2018

Fotography Contest yang ditaja SMANSEVTECH Pekanbaru

Assalamualaikum Wr.Wb

Salam Fotografi


Senin, 03 November 2018
Adalah hari yang amat dinantikan oleh seluruh siswa SMAN 7 Pekanbaru. Setelah melalui tahapan yang cukup panjang, tepat selepas upacara senin pagi. Pemenang perlombaan Fotography contest pun di umumkan


Fotography contest adalah program perlombaan yang ditaja oleh tim Fotography dari komunitas SMANSEVTECH SMAN 7 PEKANBARU. Fotography contest kali ini menggangkat tema HARI PAHLAWAN, HARI GURU NASIONAL,dan HUT SMAN 7 Pekanbaru yang ke 33 tahun. Perlombaan ini diselenggarakan mulai tanggal 21 November s.d 02 November 2018.


Untuk peserta, fotography contest  diikuti oleh siswa SMAN 7 Pekanbaru yang berkeinginan bersaing untuk seluruh tingkatan kelas. Dan ini adalah salah satu karya siswa dari segelintir karya yang berkompetisi.


Yang pertama, para peserta harus mempublikasikan hasil foto terbaiknya dengan didukung caption yang menarik di instagram masing masing dengan menandai instagram osis smansev dan instagram smansevtech.


Kemudian, dipilihlah 6 finalis terbaik  dengan foto dan caption yang terbaik.
6 hasil karya terbaik para finalis ini,akan dipublikasikan di laman instagram Osis SMAN 7 PEKANBARU,yakni osissman7pku. Disini,para finalis akan bersaing dengan cara mendapatkan likes terbanyak. Mereka bisa meminta bantuan teman dan keluarganya untuk mendukungnya dalam bukti kemahirannya menggunakan tekonologi. Dalam kurun waktu yang telah ditentukan oleh panitia, akhirnya terpilihlah 3 finalis terbaik dari yang baik.
Yakni:

Juara 1: Aielsa Naomi kelas XII IPA 2

Juara 2: Fannyta Putri Hazra kelas XII IPS 1

Juara 3: Giacinta Gracesandy kelas XII IPA 2.






Alhamdulillah
Dengan ini dapat kita saksikan bersama bahwa siswa SMAN 7 Pekanbaru siap bersaing secara sehat di bidang apapun. Walau untuk pertama kalinya, terbukti kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses.

Semoga kegiatan ini dapat memotivasi siswa untuk terus menggunakan gadgetnya demi hal yang positif. Yang diiringi dengan sikap yang tanggung jawab dan lebih bijak serta jauh dari pemberitaan HOAX.

Created by : DEA MURDIANINGSIH
                                    XI MIA 2

Selasa, 27 November 2018

PERINGATAN HARI CINTA PUSPA OLEH SMAN 7 PEKANBARU

Hari Cinta Puspa yang diperingati setiap tanggal 5 November yang berarti hari peduli terhadap lingkungan tumbuh-tumbuhan. Di SMA Negeri 7 Pekanbaru dalam memperingati hari Cinta Puspa, Duta Adiwiyata SMA Negeri 7 Pekanbaru membuat label nama tanaman dan memasangkannya pada tanaman. 


Pada label nama tanaman di tulis nama lokal (nama yang sering digunakan oleh masyarakat sekitar) dan nama internasional / latin berdasarkan aturan nama binomial dari Carolus Linnaeus (pencetus binomial). Binomeal adalah aturan penamaan baku bagi semua mahluk hidup.

Pemberian label nama tanaman ini bertujuan agar semua warga sekolah khususnya siswa tahu nama tanaman yang ada disekitar mereka dan agar semua warga sekolah juga mengetahui nama latin tumbuhan tersebut. 

Hal ini juga dapat mempermudah siswa siswi program/jurusan IPA dalam menghafal nama latin tumbuhan yang ditugaskan kepada mereka oleh guru biologinya.

Kegiatan ini mulai dilakukan supaya tidak ada lagi warga sekolah yang tidak tahu akan nama dari tumbuhan disekitarnya. Dan agar warga sekolah mampu menjaga tanaman disekitarnya sesuai dengan ciri khas masing-masing tumbuhan itu dan tidak lagi sembarangan dalam merawat tumbuhan.

Created By: Wendrika Fitri
                      Rina Ayu Putri ( XI MIA 1)

Foto by: Rina Ayu Putri

Senin, 26 November 2018

HUT SEKOLAH DI HARI GURU NASIONAL


Senin, 26 November 2018  SMAN 7 Pekanbaru merayakan HUT PGRI yang ke-73. Seperti biasa, setiap hari Senin diadakan upacara bendera untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Namun dalam rangka merayakan Hari Guru Nasional atau lebih sering disingkat HGN ini, SMA Negeri 7 Pekanbaru memberikan kesan yang luar biasa serta apresiasi yang membanggakan karena petugas dan pelaksana upacara kali ini adalah guru itu sendiri. Kesan berbeda ini membuat Peringatan HGN yang menjadi lebih mantap dan sempurna. Sebelum upacara dimulai, ditampilkan peformance komunitas break dance  dan GR dari Drumband SMAN 7 Pekanbaru.

Bapak Benny Rio Denaldy,S.Si sebagai pembina upacara menyampaikan pula pesan dan pidato dari Kemendikbud Bapak Muhadjir Effendy. Dalam isi pidatonya, beliau mengucapkan selamat kepada seluruh guru di Indonesia dan menyemangati seluruh guru agar kembali sadar arti pentingnya pendidikan demi kemajuan bangsa.

Tema HGN kali ini adalah: Meningkatkan Profesionalisme guru dalam menghadapi pembelajaran abad 21". Demi meningkatkan profesionalisme guru, diperlukan pula 3 (tiga) kemampuan dari seorang guru, yaitu:
1. Guru yang memiliki kompetensi yang sesuai
2. Guru yang mampu menyelaraskan kesejawatan
3. Guru yang mampu merawat jiwa sosialnya.
Ketiga itu diperlukan untuk menciptakan siswa/i yang unggul.
Setelah upacara usai, dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh Wan Jefri, siswa kelas  XI IIS 3. Wan Jefri tampil memukau dan membuat seluruh masyarakat sekolah terbawa suasana. Kemudian acara disambung dengan penyerahan cenderamata beserta buket bunga oleh OSIS dan MPK SMA Negeri 7 Pekanbaru. Hal ini sebagai simbol bahwa siswa pun turut merayakan dan menghargai perayaan HGN kali ini.

Acara kegiatan Talkshow dan peformance beberapa ekskul yang ditaja Pro-2 RRI juga ikut memeriahkan HUT SMA Negeri 7 Pekanbaru. Dalam Talkshow yang bertema: "Pemuda sadar pemilu, aku bangga dikenal, aku bangga diakui, memilih itu juara". siswa diberikan kesempatan bertanya. Kartu Pengenal (KTP) harus dimiliki setiap WNI, perwakilan dari KPU menyampaikan bahwa mencoblos di TPS harus sudah memliki KTP. Mengingat 17 April 2019 diadakan pemilu, maka tim KPU menghimbau agar menyuarakan hak suaranya saat bulan itu juga.


Seiring dengan HUT SMAN 7 Pekanbaru yang ke-33 dalam pembukaannya disuguhkan penampilan Drumband yang mempersembahkan hasil kerja kerasnya dan mendapat tepukan meriah karena penampilannya yang memukau. Disambung beberapa kata sambutan oleh Ibu Kepala Sekolah Hj. Nurhafni, M.Pd, Bapak Joyosman (Korwas), Bapak Suyanto (Sekretaris Korwas), Bapak Sibawahi (Ketua Komite SMA Negeri 7 Pekanbaru), dan Ibu Lurah kecamatan Kampung Baru. Bu lurah menyampaikan ucapan selamat dan beberapa motivasi kepada siswa/i SMA Negeri 7. 
Sebagai tanda HUT SMA ini dimulai, dilakukan pemotongan tumpeng beserta pelepasan balon diwakili oleh Kepala Sekolah bersama guru-SMA Negeri 7 Pekanabaru. Diharapkan agar SMA Negeri 7 Pekanbaru ini semakin baik dan menghasilkan siswa/i unggulan, dan dapat bersaing di tingkat luar sekolah.


Dilanjutkan dengan lomba parade Pakaian Nusantara memeriahkan HUT sekolah ini. Siswapun antusias dalam menyaksikan kegiatan ini.
Banyaklah harapan yang  ingin dicapai, banyak keinginan yang ingin dikabulkan. Namun harapan yang paling penting dalam hari ulang tahun SMA Negeri 7 ini semoga sekolah dapat menjadi lebih baik, menjadi teladan bagi sekolah lain, dan menciptakan siswa/i unggulan.

Create By : Edwina Charasi Gea
                    X Mia 4
Foto By     : Nayya X Iis 2
                     Aldi XI IIS 4
                     Bu Imelda Sandra JS

Warna-Warni Parade Nusantara SMAN 7 Pekanbaru



     Pada hari Senin, 26 November 2018, terlihat halaman SMAN 7 Pekanbaru dihiasi oleh warna-warni pakaian adat Indonesia. Pada saat itu, diadakanlah acara “Parade Nusantara” dalam rangka Hari Guru, Hari pahlawan, dan bersempena dengan Hari Ulang Tahun SMAN 7 Pekanbaru.

     Warna-warni baju adat dari Sabang sampai Merauke meramaikan halaman SMAN 7 Pekanbaru. Dengan berbagai macam baju adat yang dikenakan oleh para siswa, membuat suasana hari itu semakin meriah dan menunjukkan “inilah negara kasatuan Indonesia” yang berbeda-beda tetapi tetap satu.

     Parade ini menampilkan berbagai pakaian adat Indonesia. Acara tersebut diikuti oleh sebagian siswa-siswi secara berpasangan. 


     Pakaian adat yang dipakai pun beragam, mulai dari adat Sumatera Utara, Riau, Nusa Tenggara, DKI Jakarta, Bangka Belitung, Aceh, Kalimantan, dan masih banyak pakaian adat lainnya yang ditampilkan.

   

     Tidak hanya menampilkan pakaian adat, siswa-siswi juga menjelaskan arti dari pakaian adat yang mereka tampilkan. Hal ini sebagai ilmu tambahan bagi siswa-siswi dalam pengetahuannya dalam budaya Indonesia.
   


     Dengan memperkenalkan pakaian adat juga bermanfaat lebih karena murid juga ikut melestarikan warisan budaya yang dimiliki. Pakaian-pakaian tersebut nantinya akan menjadi pakaian yang berharga dan bersejarah karena baju tersebut memperlihatkan dan mencerminkan adat istiadat daerah asal baju tersebut.


     Penggunaan pakaian adat ini diharapkan dapat meningkatkan rasa cinta tanah air para siswa. Dengan menggunakan pakaian adat ini maka para siswa diajarkan mengenai keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia.






Created by: Willem Iskandar (XI IIS 4)
Photo by: Bintang Rezeki (XI IIS 1), Ibu Imelda Sandra Js 
Editor Photo by: Willem Iskandar (XI IIS 4)
                

Kamis, 22 November 2018

SEMINAR KEPAHLAWAN YANG MENGINSPIRASI

22 November 2018
Sebagai mana yang kita tahu, hari Pahlawan jatuh pada tanggal 10 November. Nah,  oleh karena itu, dalam rangka memperingati hari pahlawan, SMA Negeri  7 Pekanbaru mengadakan seminar Kepahlawanan dengan tema: Nasionalisme dan Patriotisme.
Seminar ini diadakan pada hari Kamis, 22 November 2018 di ruang pertemuan SMA Negeri 7 Pekanbaru. Seminar ini bukan hanya diikuti oleh siswa/i SMA Negeri 7 Pekanbaru, tetapi juga diikuti oleh siswa dan siswi dari berbagai  Sekolah Menengah lainnya di Pekanbaru
Seperti yang telah disampaikan di atas, tema kegiatan seminar kepahlawanan ini adalah Nasionalisme dan Patriotisme. 
Nasionalisme dipahami sebagai usaha memperjuangkan kedaulatan negara demi mewujudkan identitas bersama oleh sekelompok orang yang memiliki tujuan atau cita-cita yang sama.
Nah, sedangkan Patriotisme adalah sikap yang berani, pantang menyerah dan rela berkorban untuk bangsa.
Di atas adalah sedikit pengetahuan tentang Nasionalisme dan Patriotisme yang dirangkum dari beberapa sumber dari website.
Nasionalisme dan patriotisme mesti ditumbuhkan sejak dini dalam jiwa pemuda-pemudi bangsa. 25 sampai 30 tahun yang akan datang, kitalah yang akan menjadi pewaris bangsa ini, maka dengan jiwa yang penuh rasa nasionalisme dan patriotisme yang yang tertanam sejak dini, negeri ini pasti akan kita jaga dan kita pertahankan ke depannya, sesuai dengan tujuan kegiatan seminar kepahlawanan hari ini.
Seminar yang bertepatan dengan hari pahlawan ini dilaksanakan selama 2 (dua) jam. Dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 10. 00 WIB. Pada kegiatan ini, SMA Negeri 7 Pekanbaru mendatangkan tamu sekaligus narasumber seorang Veteran yg ikut memperjuangkan NKRI pada tahun 1945, yaitu:  H. Syamsul Djafar . SH. Beliau berusia 76 tahun dan berasal dari Malang, Jawa Timur. Pada kegiatan seminar ini beliau menceritakan tentang Nasionalisme dan Patriotisme lewat slide microsoft power point, beliau menceritakan sejarah yg terjadi pada saat beliau dan veteran lainnya ikut berperang melawan penjajah untuk membela negara.
Seluruh peserta seminar termotivasi dengan sejarah beliau. Perjuangan beliau tentunya harus dilanjutkan. Zaman yang berbeda, maka berbeda pula cara berjuangnya. Yang pasti, rasa nasionalisme dan patriotisme makin tertanam di hati kami.
Setelah beliau selesai memaparkan sejarah yang beliau alami, maka dibukalah sesi tanya jawab,  peserta antusias bertanya. Beliaupun menjawab semua pertanyaan peserta dengan sangat gamblang.
Selesailah kegiatan seminar kepahlawan hari ini. Semoga menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa untuk lebih keras lagi dalam berjuang demi negeri inj.

Created by: Fadil XI MIA 3
Foto by: Nayya X IIS 2

Merayakan Hari Ulang Tahun Riau yang ke - 67 bersama POLSEK Kec. Senapelan

Kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Riau di SMA Negeri 7 Pekanbaru berlangsung Khidmat. Pada saat kegiatan rutin Upacara Bendera...