Daftar Blog Saya
Senin, 12 November 2018
Kembalikan Alamku
Indahnya suatu pagi,
waktu paling tepat untuk menikmati secangkir kopi
Menikmati alam sekeliling yg berseri
Udara pagi yang 'ku senangi
Menyegarkan nafas ini
Ku lihat kanan kiri, terdengar cuitan burung murai
Melati-melati yg kutanami selalu tercium wangi
Malam ku datang ...
terlihat terangnya bulan
Garis garis yg tercipta dari banyak nya bintang
Seperti menggambarkan sesuatu yg indah menurut semua orang
Bunyi dari jangkrik dimusim kemarau
Bunyi dari kodok dimusim hujan
Semuanya membuat hari-hariku masih terasa senang dan membuat tidurku selalu nyaman dan tenang
Masih alami, masih berseri....
Tapi.... Lihat lah sekarang!!!!
Indahnya alamku kini tak seperti dulu yg biasa nya....
Banyak kacau balau di mana-mana
Lebih banyak tanaman beton daripada pohon-pohon
Pagi ku mencium asap asap dari kenalpot kendaraan!!!
Kopi yg biasa terasa nikmat, sekarang seperti terasa laknat!!!
Tempat burung yg biasa bercuitan sudah menjadi lahan perumahan!!!
Bunga yg kutanam sudah terbenam akibat bangunan-bangunan
Malamku tak terlihat bulan, lalu apa lagi yg kulihat?
Yg kulihat hanya gedung tinggi, yg diisi beberapa suami istri, seperti mereka senang menari nari menginjak lahan alamiku ini
Aku s'lalu kesal!!! Kenapa???
Karna tak ada yg alami lagi, tak ada yg berseri lagi
Bulan dan bintangku tak terlihat lagi!!!
Suara hewan malam, tumbuhan, bulan indah tak bisa kunikmati lagi
Ya tuhan,,, bagai mana dunia ku dimasa depan nanti...
Seperti datang kehancuran yg tak kuingini ...
Created By: Fadhil Iqbal. S (XI MIA 3)
KAK AGUS MENYAPA ...
GPMB Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (kota Pekanbaru) di bawah naungan langsung dispersip kota Pekanbaru yang kebetulan sekali beranggotakan pegiat pegiat literasi yang sangat hebat dan tokoh tokoh literasi bahkan ada juga para penulis dan praktisi sastra dan bahasa yang sudah berkelas nasional dan internasional.
Kegiatannya kebetulan sekali langsung di sambut dengan baik oleh para penasehat pengurus dan para anggoa yang sangat peduli terhadap perkembangan literasi yang ada di kota Pekanbaru. Dari para profesional, akademisi sampai para kepala sekolah dan guru dari tingkat SD, SMP sampai SMA dan Perguruan Tinggi di Riau. makanya ketika ketua GPMB terpilih mengajak menggelar SEPEKAN LITERASI KOTA PEKANBARU 2018, kegiatan langsung bergulir bak bola api yang tak bisa di tahan tahan lagi dengan berbagai kegiatan dari mengunjungi sekolah-sekolah dasar, SMP sampai ke SMA dan Perguruan Tinggi langsung dilaksanakan dan juga mengunjungi taman-taman bacaan masyarakat (TBM), gelar aksi literasi kepada anak anak jalanan dan lampu merah, kopi darat di kedai kopi yang langsung menciptakan cafe literasi ( di forty One cafe jl samarinda), sudut baca di tukang cukur jl fajar dan gelar aksi di CFD (area masjid An Nur) dan workshop hypnotelling bersama kak agus ds (master of the storyteller/pendongeng nasional kelas dunia), worksh flash writing langsung oleh ahlinya, Alam berkembang (flp) dan Bapak Bambang dari SMA Cendana. Selanjutnya akan juga di gelar bengkel bercerita di rumah dongeng jl dahlia dan klinik literasi.
Yuk para penggiat literasi yang khususnya di kota Pekanbaru mari segera kita kaitkan sabuk pengaman karena bandara akan segera dikosongkan dengan tidak sampai hitungan ke 10, Boing 129 akan segera meluncurkan pesawat kertasnya hingga keliling dunia. (AGUS DS)
Jumat, 09 November 2018
Siswa SMAN 7 Pekanbaru Keliling dunia lewat Selembar Kertas
Hari ini Jum'at tanggal 09 November 2018, SMA Negeri 7 Pekanbaru menggelar tumbuh kembang minat baca yang dihadiri Tim GPMB (Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca) Kasi Pembinaan Perpustakaan Kota Pekanbaru, Bapak Ahyar, S.Kom,S.IP, Bapak Resky Pradana SE. (Penerbit PT. Inprasa), dan Bapak Dincy (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan), M.Kom, serta Master of The Storyteller, Kak Agus DS hadir di SMA Negeri 7 Pekanbaru dalam rangka menyosialisasikan Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) kepada seluruh masyarakat kota Pekanbaru terutama pelajar.
Acara dilaksanakan di halaman SMAN 7 Pekanbaru yang diawali sambutan kepala SMAN 7 Pekanbaru Hj. Nurhafni, M. P.d. Dalam sambutannya kepala SMAN 7 pekanbaru mengajak siswa untuk terus membaca agar bisa keliling dunia, "Semakin banyak kamu membaca, semakin banyak kata yang bisa kamu pelajari, bahkan kata yang belum pernah kamu dengar sebelumnya". Dengan menguasai banyak kosa kata otomatis hal tersebut dapat meningkatkan kemampuan kamu dalam berbicara. Selain itu, membaca buku juga sangat penting saat kamu belajar bahasa baru yang akan membantumu memperluas kosa kata dan memahami struktur penulisan suatu bahasa.
Kepala SMAN 7 Pekanbaru Bu Afni juga mengajak semua warga sekolah untuk literat dengan membaca Buku, torehkan tintamu diatas kertas putih, bukalah pintu dunia lewat aktivitas membaca. Membaca akan menambah pengetahuan, wawasan, dan pengalaman melebihi usia Ananda
Kehadiran GPMB merupakan rangkaian sepekan Literasi. Dalam sambutannya, Bapak Ahyar menyampaikan kepada seluruh siswa SMAN 7 Pekanbaru untuk lebih giat lagi dalam berliterasi karena pemerintah tidak tinggal diam dalam menyukseskan kegiatan ini. Buktinya, akan ada kegiatan Workshop Flash Writing Ayo ke Perpustakaan yang ditaja oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru. Adalagi kegiatan Workshop Mahir Hypotelling: Mendongeng dengan kekuatan Hypnotis bersama Kak Agus DS, Master of Storyteller. Mendukung program pemerintah tersebut, SMA Negeri 7 Pekanbaru ikut berpartisipasi dengan mengirimkan utusan siswa untuk mengikuti kegiatan workshop. Intinya, SMA Negeri 7 siap menyukseskan Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca.
Dalam acara sore hari ini aksi Kak Agus DS membuat semua siswa berubah menjadi antusias dengan kelucuan yang ia buat. Teriknya matahari dan panas yang menyengat menjadi titik awal kami untuk memulai dan menata diri untuk menjadi penulis handal. Kak Agus pun menjelaskan Bagaimana menariknya sebuah cerita pada acara hari ini. Me-mindset diri menjadi lebih baik dan fokus merupakan janji seluruh siswa yang dinyatakan secara langsung dengan keseruan yang tiada habisnya.
Acara dilaksanakan di halaman SMAN 7 Pekanbaru yang diawali sambutan kepala SMAN 7 Pekanbaru Hj. Nurhafni, M. P.d. Dalam sambutannya kepala SMAN 7 pekanbaru mengajak siswa untuk terus membaca agar bisa keliling dunia, "Semakin banyak kamu membaca, semakin banyak kata yang bisa kamu pelajari, bahkan kata yang belum pernah kamu dengar sebelumnya". Dengan menguasai banyak kosa kata otomatis hal tersebut dapat meningkatkan kemampuan kamu dalam berbicara. Selain itu, membaca buku juga sangat penting saat kamu belajar bahasa baru yang akan membantumu memperluas kosa kata dan memahami struktur penulisan suatu bahasa.
Kepala SMAN 7 Pekanbaru Bu Afni juga mengajak semua warga sekolah untuk literat dengan membaca Buku, torehkan tintamu diatas kertas putih, bukalah pintu dunia lewat aktivitas membaca. Membaca akan menambah pengetahuan, wawasan, dan pengalaman melebihi usia Ananda
Kehadiran GPMB merupakan rangkaian sepekan Literasi. Dalam sambutannya, Bapak Ahyar menyampaikan kepada seluruh siswa SMAN 7 Pekanbaru untuk lebih giat lagi dalam berliterasi karena pemerintah tidak tinggal diam dalam menyukseskan kegiatan ini. Buktinya, akan ada kegiatan Workshop Flash Writing Ayo ke Perpustakaan yang ditaja oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru. Adalagi kegiatan Workshop Mahir Hypotelling: Mendongeng dengan kekuatan Hypnotis bersama Kak Agus DS, Master of Storyteller. Mendukung program pemerintah tersebut, SMA Negeri 7 Pekanbaru ikut berpartisipasi dengan mengirimkan utusan siswa untuk mengikuti kegiatan workshop. Intinya, SMA Negeri 7 siap menyukseskan Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca.
Dalam acara sore hari ini aksi Kak Agus DS membuat semua siswa berubah menjadi antusias dengan kelucuan yang ia buat. Teriknya matahari dan panas yang menyengat menjadi titik awal kami untuk memulai dan menata diri untuk menjadi penulis handal. Kak Agus pun menjelaskan Bagaimana menariknya sebuah cerita pada acara hari ini. Me-mindset diri menjadi lebih baik dan fokus merupakan janji seluruh siswa yang dinyatakan secara langsung dengan keseruan yang tiada habisnya.
Dongeng Kak Agus pun membuat seluruh siswa tertawa lepas untuk melepaskan beban di sore hari ini. Namun tidak lupa pula suatu tantangan diberikan kepada para siswa untuk menulis disebuah kertas yang dibagikan dengan tema "Keliling Dunia dengan Selembar Kertas". Dongeng yang dibacakan pun merupakan tantangan yang diujikan kepada siswa. Disitulah mulai titik fondasi siswa untuk mulai menjadi penulis handal dan akan diseleksi kembali oleh Kak Agus bersama dengan teman-temannya. Semakin menariklah tantangan ini karna tidak lupa pula diberikan hadiah kepada pemenang yang berhak mendapatkannya jika karyanya lah yang terbaik.
Meskipun waktu sangat singkat, banyak pelajaran yang bisa diambil dari cerita Kak Agus. Semua ada jalan setiap orang yang mau berusaha. Ia pun membagikan tips bagaimana mewujudkan sekolah SMA Negeri 7 ini menjadi Sekolah Literasi terbaik di Pekanbaru. Cerita masa lalunya pun menjadi motivasi yang sangat luar biasa disore ini.
Semoga SMA Negri 7 Pekanbaru ini selalu menjadi kebanggaan dan teladan bagi sekolah sekolah lain karna prestasi dan cerdasnya para siswa/i SMA ini.
Meskipun waktu sangat singkat, banyak pelajaran yang bisa diambil dari cerita Kak Agus. Semua ada jalan setiap orang yang mau berusaha. Ia pun membagikan tips bagaimana mewujudkan sekolah SMA Negeri 7 ini menjadi Sekolah Literasi terbaik di Pekanbaru. Cerita masa lalunya pun menjadi motivasi yang sangat luar biasa disore ini.
Semoga SMA Negri 7 Pekanbaru ini selalu menjadi kebanggaan dan teladan bagi sekolah sekolah lain karna prestasi dan cerdasnya para siswa/i SMA ini.
Salam Literasi.
Created By: EDWINA (X MIA 4)
Narasumber: Hj. Nurhafni, M.Pd
Narasumber: Hj. Nurhafni, M.Pd
Rabu, 31 Oktober 2018
APRESIASI MADING SMAN 7 Pekanbaru
Di hari sumpah pemuda ini SMA Negri 7 Pekanbaru mengadakan festival Majalah dinding kelas dan menghias pohon literasi di aula SMA Negeri 7 Pekanbaru.
Tema mading hari ini adalah:
*Literasi
*Adiwiyata
*Sumpah Pemuda
*Sekolah Sahabat keluarga
*Sekolah Ramah Anak.
Festival ini diada kan di hall pada pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB, Seluruh perwakilan siswa diminta langsung berkreasi menghias mading dan pohon literasi. Berbagai macam kreasi dan inspirasi yang dituang kan oleh para perwakilan
kelas untuk menampilkan kreasi dan bakat mereka, di setiap mading terdapat kreativitas nya masing-masing yaitu:- Ada yang menggunakan ampas kelapa sebagai rumput, dengan cara mengeringkan ampas kelapa tersebut dan di berikan pewarna.
- Ada juga yang menggunakan serabut kayu.
- Ada juga yang menggunakan kapas sebagai pohon.
- ada yang menggunakan kacang ijo dan beras merah.
Pohon Inspirasi Literasi (PIL) juga di lengkapi dengan hal-hal yang menarik, seperti kata-kata yang menginspirasi dan masih banyak lain nya lagi.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat siswa dalam berliterasi.
writed by: Laras (X MIA 4)
SMANSEV TECH VIDEO BY M.GILANG
Hai gaesss, kali ini SMANSEV TECH menampilkan video dari M.Gilang kelas X IIS 3, tema video kali ini adalah kebahagian menyambut apresiasi Sekolah Sahabat Keluarga yang bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda di SMA Negeri 7 Pekanbaru. Bagi kamu yang ingin tag video, puisi, cerpen dan apapun kreatifitas kalian, silakan hubungi tim SMANSEV TECH ya gaesss ....
Apresiasi Setinggi-tingginya untuk SMAN 7 Pekanbaru
Di hari Sumpah Pemuda ini, SMAN 7 Pekanbaru kembali mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) karena meraih 3 (tiga) besar dalam apresiasi Sekolah Sahabat Keluarga tingkat nasional.
Untuk memperingati hari bahagia SMAN 7 Pekanbaru ini, diadakanlah upacara penyambutan apresiasi ini. Bertepatan dengan hari kelahiran sumpah pemuda, upacara tersebut dipadu dengan kegiatan upacara bendera dengan mengundang orang tua siswa dan alumni sebagai peserta upacara, karena kebahagian hari ini bukan hanya kebahagian untuk sekolah saja, tetapi juga untuk semua keluarga sekolah, termasuk orang tua dan alumni. Yang membuat hari ini terkesan berbeda adalah karena setiap perwakilan kelas, baik kelas X (sepuluh), XI (sebelas), dan kelas XII (dua belas) diminta untuk memakai pakaian adat dari 34 propinsi di Indonesia. Hal ini menyiratkan perjuangan seluruh pemuda di Indonesia yang kaya akan keanekaragaman tetapi tetap memiliki visi yang satu yaitu sumpah pemuda. Aliran suku, agama, dan ras bukanlah penghalang.
Nilai nasionalisme yang dapat disampaikan kepada siswa siswi SMAN 7 Pekanbaru adalah agar tidak lupa untuk mengingat semangat perjuangan para pemuda jaman dulu sehingga bisa meneruskan perjuangan di masa yang akan datang.
Acara kian berlangsung khidmat. Kepala sekolah, Ibu Hj. Nurhafni, M.Pd menyampaikan bahwa apresiasi yang telah diperoleh oleh SMA Negeri 7 Pekanbaru ini tidak mungkin ada tanpa peran orang tua dan alumni. Untuk meraih peringkat nasional, peran orang tua dan alumni sangat dibutuhkan demi terciptanya generasi bangsa yang cemerlang. Alumni bangga menyambut apresiasi ini. Mereka berharap hubungan antara sekolah dan alumni dapat terus terjalin ke depannya. Melalui Kelas Alumni yang dibentuk SMA Negeri 7 Pekanbaru, para alumni menyampaikan semua keinginannya untuk membantu dan mendukung segala kegiatan yang dilakukan SMAN 7 demi terciptanya generasi emas SMAN 7 Pekanbaru yang berkarakter.,
Untuk memperingati hari bahagia SMAN 7 Pekanbaru ini, diadakanlah upacara penyambutan apresiasi ini. Bertepatan dengan hari kelahiran sumpah pemuda, upacara tersebut dipadu dengan kegiatan upacara bendera dengan mengundang orang tua siswa dan alumni sebagai peserta upacara, karena kebahagian hari ini bukan hanya kebahagian untuk sekolah saja, tetapi juga untuk semua keluarga sekolah, termasuk orang tua dan alumni. Yang membuat hari ini terkesan berbeda adalah karena setiap perwakilan kelas, baik kelas X (sepuluh), XI (sebelas), dan kelas XII (dua belas) diminta untuk memakai pakaian adat dari 34 propinsi di Indonesia. Hal ini menyiratkan perjuangan seluruh pemuda di Indonesia yang kaya akan keanekaragaman tetapi tetap memiliki visi yang satu yaitu sumpah pemuda. Aliran suku, agama, dan ras bukanlah penghalang.
Nilai nasionalisme yang dapat disampaikan kepada siswa siswi SMAN 7 Pekanbaru adalah agar tidak lupa untuk mengingat semangat perjuangan para pemuda jaman dulu sehingga bisa meneruskan perjuangan di masa yang akan datang.
Acara kian berlangsung khidmat. Kepala sekolah, Ibu Hj. Nurhafni, M.Pd menyampaikan bahwa apresiasi yang telah diperoleh oleh SMA Negeri 7 Pekanbaru ini tidak mungkin ada tanpa peran orang tua dan alumni. Untuk meraih peringkat nasional, peran orang tua dan alumni sangat dibutuhkan demi terciptanya generasi bangsa yang cemerlang. Alumni bangga menyambut apresiasi ini. Mereka berharap hubungan antara sekolah dan alumni dapat terus terjalin ke depannya. Melalui Kelas Alumni yang dibentuk SMA Negeri 7 Pekanbaru, para alumni menyampaikan semua keinginannya untuk membantu dan mendukung segala kegiatan yang dilakukan SMAN 7 demi terciptanya generasi emas SMAN 7 Pekanbaru yang berkarakter.,
Semoga apresiasi yang diperoleh hari ini menjadi awal untuk kesuksesan SMAN 7 selanjutnya.
writed by: Edwina (X MIA 4)
writed by: Edwina (X MIA 4)
Langganan:
Postingan (Atom)
Merayakan Hari Ulang Tahun Riau yang ke - 67 bersama POLSEK Kec. Senapelan
Kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Riau di SMA Negeri 7 Pekanbaru berlangsung Khidmat. Pada saat kegiatan rutin Upacara Bendera...







